Eits.. nanti dulu! Jangan
mentang-mentang gue nulis bahwa jadi remaja masjid kudu gaul, terus kamu
siap-siap deh menghiasi seluruh badan kamu pake tato apalagi tatonya
itu tato batik, dengan dalih memperkenalkan seni membatik dari Indonesia
ke luar negeri atau malah tato polkadot warna putih, entar malah
disebut panu. Pengertian gaul disini ya harus secara syar’i en nggak
boleh melanggar kaidah-kaidah keislaman. Inget, gaul itu nggak selalu
identik dengan sesuatu yang negatif kok.
Bro, gaul di sini artinya adalah
berwawasan luas, supel, dan mengerti teknologi yang ada saat ini.
Berwawasan luas, artinya kamu harus tahu bagaimana perkembangan dakwah
islam dan problematika yang dialami umat islam saat ini, serta
penyelesaiannya.
Terus, selain kudu gaul, kamu juga harus
supel. Bener nih. Jangan sampe deh kamu yang ngakunya sebagai remaja
masjid hanya mau ngobrol dan main antar sesama aktivis remaja masjid
aja, terus kamu mengisolasi diri kamu dari orang-orang sekitar. Nggak
lah. Seorang remaja masjid itu kudu mudah bergaul alias supel karena
dengan menjadi supel kamu dapat lebih banyak bergaul dan mengajak
teman-teman kamu yang lain untuk bergabung menjadi anggota remaja
masjid. Kamu kudu inget bahwa dirimu bertanggung jawab untuk berdakwah
di lingkunganmu dan dakwah adalah interaksi. So, kalo kamu menutup diri dari orang lain dan merasa cukup bergaul di situ-situ aja, kapan bisa dakwahnyam Brur?
Sobat muda muslim, sebagai remaja
masjid, setidaknya kamu juga kudu ngerti teknologi. Gimana juga,? setiap
pemuda Islam baik itu remaja masjid atau bukan haruslah mengerti
teknologi yang ada saat ini, misalnya mengetahui cara membuat website or
blog, cara bikin e-mail, punya blog, kenal dengan situs jejaring sosial
macam facebook dan friendster, dan sejeninsya lah. Tapi, kudu inget
bahwa jangan mentang-mentang kamu udah bisa buat semua itu langsung deh
kamu manfaatin buat kegiatan yang nggak produktif seperto cari pacar,
amin gim atau sekadar obral obrol di situs jejaring sosial. Nggak lah.
Gaul tentang teknologi yang tadi gue sebutin itu, adalah untuk mendukung
aktivitas dakwah. Masih mending kalo buat cari duit sih nggak masalah.
Ya,? yang terpenting sih kamu harus bisa manfaatin itu semua sebagai
sarana dakwah dong! :(cieee.. pede
abis mode on!”
No comments:
Post a Comment